Solidaritas Mahasiswa Tanoh Gayo dan Alas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Seni Antara
Aliansi Mahasiswa Tanoh Gayo dan Alas menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di kampung seni antara, Kec. Permata, Kab. Bener Meriah dengan menggelar aksi penggalangan dana dan menyalurkan bantuan langsung kepada para korban pada hari Selasa, 16/06/2026.
penggalangan dana tersebut dilaksanakan selama dua hari pada sabtu dan minggu tanggal 13-14 Juni 2026 di Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe. Aksi kemanusiaan ini melibatkan mahasiswa asal Gayo dan Alas yang tergabung dalam aliansi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah kebakaran.
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan empat organisasi mahasiswa, yaitu Perhimpunan Mahasiswa Asal Tanoh Gayo (PEMATANG), Himpunan Mahasiswa Aceh Tengah (HIMA-ATE), Himpunan Mahasiswa Gayo Lues (HIMAGALUS), dan Himpunan Mahasiswa Aceh Tenggara (HIMAGARA). Keempat organisasi tersebut bersatu untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok atau sembako, seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Bantuan tersebut merupakan hasil sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama.
Bantuan diberikan secara langsung kepada korban kebakaran melalui pengantaran menggunakan sepeda motor dari Kota Lhokseumawe menuju Kampung Seni Antara. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Sementera itu Ariantoni juga selaku perwakilan aliansi menjelaskan bahwa kerja sama yang terjalin antarorganisasi tidak hanya berfokus pada penggalangan dana, tetapi juga menjadi wujud kepedulian bersama terhadap daerah asal masing-masing organisasi yang sedang mengalami musibah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana di masa mendatang, tidak hanya untuk membantu korban bencana, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar paguyuban, khususnya di kalangan mahasiswa dan masyarakat Gayo,” ujarnya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, mahasiswa Tanoh Gayo dan Alas membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terus terjaga, sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan. Aksi tersebut juga menunjukkan kuatnya solidaritas antarorganisasi mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di daerah.
