Jamaah Haji Asal Sulawesi Selatan Tampil dengan Busana Khas Saat Kepulangan

UINSide – Suasana pemulangan jamaah haji di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan Asrama Haji Sudiang, Makassar, kembali diwarnai tradisi khas jamaah asal Sulawesi Selatan. Sejumlah jamaah, khususnya dari kalangan Bugis-Makassar, tampak mengenakan busana yang mencolok dan penuh ornamen saat tiba di tanah air usai menunaikan ibadah haji.

Jamaah perempuan terlihat mengenakan pakaian muslim dengan berbagai warna cerah yang dipadukan dengan aksesoris dan perhiasan bernuansa emas. Sementara itu, jamaah laki-laki umumnya mengenakan jubah, songkok haji, dan sorban sebagai pelengkap penampilan mereka.

Bacaan Lainnya

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, tradisi tersebut bukan sekadar penampilan semata. Busana yang dikenakan saat kepulangan haji menjadi simbol rasa syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.

Gelar haji atau hajah juga memiliki nilai sosial yang tinggi di tengah masyarakat. Karena itu, kepulangan jamaah sering disambut dengan penuh sukacita oleh keluarga dan kerabat, sementara para jamaah mengenakan pakaian terbaik sebagai bagian dari perayaan tersebut.

Tradisi ini kerap menarik perhatian masyarakat dan pengguna jasa bandara setiap musim haji. Meski demikian, nilai utama yang terkandung di dalamnya tetap mengarah pada ungkapan syukur serta pelestarian budaya lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Selatan.

Pos terkait