UIN SUNA Tembus 15 Besar PTRG Award III 2026, Siap Bersaing di Tingkat Nasional

Lhokseumawe – Universitas Islam Negeri  Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Melalui Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), UIN SUNA resmi masuk dalam 15 besar nominasi Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Berdasarkan pengumuman resmi panitia, dari 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, hanya 15 perguruan tinggi yang berhasil lolos sebagai nomine. UIN SUNA menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Lhokseumawe yang berhasil masuk dalam daftar tersebut, bersanding dengan sejumlah PTKIN lainnya di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pengumuman nominasi disampaikan bersamaan dengan pelaksanaan Konsolidasi Nasional Kerja-Kerja Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) PTKI yang berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Forum tersebut menjadi wadah koordinasi nasional bagi pengelola PSGA untuk memperkuat sinergi, mengevaluasi program, serta memperkuat implementasi pengarusutamaan gender di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, UIN SUNA diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Muhammad Anggung, M.Pd.I., bersama Kepala PSGA, Nurul Hikmah, M.Pd.

Masuknya UIN SUNA ke dalam nominasi PTRG Award menjadi pengakuan atas komitmen kampus dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif, aman, dan responsif terhadap isu gender. Penilaian penghargaan ini mencakup aspek kebijakan, tata kelola kelembagaan, program, hingga implementasi perlindungan terhadap sivitas akademika.

Kepala PSGA UIN SUNA, Nurul Hikmah, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja sama seluruh unsur kampus dalam memperkuat pengarusutamaan gender, “Masuknya UIN SUNA sebagai nomine PTRG Award menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kebijakan yang mendukung terwujudnya kampus yang inklusif, aman, dan responsif gender,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UIN SUNA, Dr. Muhammad Anggung, M.Pd.I., menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program PSGA agar memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat.

Keberhasilan menembus 15 besar nominasi PTRG Award III Tahun 2026 menjadi pencapaian penting bagi UIN SUNA. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa komitmen membangun kampus yang responsif gender tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui langkah-langkah nyata yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Pos terkait