LHOKSEUMAWE – Arus lalu lintas di jalan lintas nasional, tepatnya di kawasan Kecamatan Syamtalira Bayu (wilayah hukum Polres Lhokseumawe), mengalami kemacetan panjang pada Senin. Kemacetan arus kendaraan ini dipicu oleh adanya proyek perbaikan dan renovasi jalan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan roda empat maupun roda dua mengular hingga mencapai lebih dari satu kilometer, baik dari arah Medan menuju Banda Aceh maupun sebaliknya. Sistem buka-tutup jalan yang diberlakukan oleh petugas di lapangan membuat laju kendaraan tersendat dan membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya.
Alat Berat dan Material Jalan Memakan Bahu Jalan
Kemacetan diperparah oleh keberadaan sejumlah alat berat yang sedang beroperasi melakukan pengerukan aspal, serta tumpukan material bangunan seperti kerikil dan pasir yang memakan sebagian bahu jalan utama.
“Sudah hampir setengah jam tertahan di sini. Biasanya lewat Bayu lancar-lancar saja. Karena ada pengerukan jalan dan sistem buka-tutup, jadi harus mengantre bergantian,” ujar roni (38), salah seorang pengendara mobil pribadi yang sedang menuju Banda Aceh.
Petugas Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif
Untuk mengurai kepadatan, sejumlah petugas kepolisian dari Satlantas bersama warga setempat tampak bersiaga di lokasi proyek guna mengatur jalannya sistem buka-tutup arus lalu lintas secara bergantian.
Panduan bagi Pengendara yang Melintas:
-
Sistem Buka-Tutup: Diberlakukan secara berkala, pengendara diminta untuk bersabar dan tidak saling menyerobot demi menghindari penguncian arus (gridlock).
-
Jalur Alternatif: Bagi pengendara kendaraan pribadi atau roda dua yang ingin menghindari kemacetan, diimbau untuk mencari rute alternatif melalui jalan-jalan pedesaan di sekitar kawasan Bayu jika memungkinkan.
-
Jam Padat: Kepadatan tertinggi terpantau terjadi pada jam keberangkatan kerja pagi hari dan jam pulang kerja di sore hari.
Pihak pelaksana proyek dan kepolisian setempat mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama proses renovasi jalan berlangsung.
