Sayembara Muharram Dayah Tauthiatul Muttaqin 1448 H

LHOKSEUMAWE – Menyambut tahun baru Islam 1448 Hijriah, Dayah Tauthiatul Muttaqin menggelar acara tahunan yang paling dinanti, yaitu Sayembara Muharram. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas perayaan, melainkan sebuah momentum krusial untuk membangkitkan kembali semangat kompetisi yang sehat dan mengasah mentalitas santri di era modern, acara di adakan di Dayah Tauthiatul Muttaqin dan berlangsung selama empat hari dijadwalkan bergulir dari tanggal 13 Juni sampai 16 Juni 2026.

Ketua Panitia Sayembara Muharram, Tyzhar Akmaluddin, dalam keterangannya menyatakan bahwa persiapan matang telah dilakukan demi menyukseskan perhelatan ini. Ia memandang kompetisi ini sebagai panggung pembuktian bagi para santri setelah menempuh proses belajar yang panjang, “Kami berharap Sayembara Muharram tahun ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan biasa, tetapi mampu melahirkan generasi santri yang berani tampil, berjiwa kompetitif, dan memiliki mental yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman,” ujar Tyzhar Akmaluddin optimis.

Bacaan Lainnya

Senada dengan ketua panitia, Pimpinan Dayah Tauthiatul Muttaqin, Abi Muhammad Syukri, memberikan dukungan penuh sekaligus menaruh harapan besar pada esensi dari penyelenggaraan acara ini. Menurut beliau, nilai utama dari sayembara ini terletak pada pembentukan karakter.

Abi Muhammad Syukri berharap agar seluruh santri dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kualitas diri, mempererat tali silaturahmi antar-sesama, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas yang tinggi, “Juara bukanlah tujuan akhir, melainkan proses penempaan akhlak dan peningkatan kualitas keilmuan itulah yang menjadi kemenangan sejati bagi seorang santri,” tegas Abi Muhammad Syukri.

Spasi ini disediakan untuk menyisipkan detail daftar perlombaan, jadwal harian, atau dokumentasi foto keseruan acara Sayembara Muharram Dayah Tauthiatul Muttaqin)

Melalui agenda yang terstruktur dari tanggal 13 hingga 16 Juni tersebut, Dayah Tauthiatul Muttaqin membuktikan komitmennya yang dinamis dalam mengintegrasikan pendidikan tradisional dayah dengan pengembangan bakat kontemporer santri. Suksesnya acara ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh civitas akademika dayah dalam memasuki tahun baru hijriah.

Pos terkait