UINSide– Pelajar Islam Indonesia PII Cabang Lhokseumawe – Az Zahra kembali menunjukkan komitmennya sebagai wadah pemersatu pelajar. Pada 25 hingga 30 Juni 2026, PII Lhokseumawe yang dipimpin oleh Saiful Bahri sukses menyelenggarakan Leadership Basic Training LBT 2026 di Gedung Sekretariat PII Lhokseumawe.
Yang berbeda dari LBT tahun ini adalah pesertanya yang inklusif. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa dan siswi sekolah, tetapi juga mahasiswa dan santriwan/santriwati dari berbagai pesantren di Aceh Utara. Salah satu peserta dari SMA adalah _Halimatuz Zahra Aulia, siswi SMA Negeri 6 Kota Lhokseumawe.
“Kami sengaja pilih tanggal 25-30 Juni karena itu masa libur sekolah. Jadi adik-adik dari sekolah dan pesantren bisa ikut full tanpa bentrok sama pelajaran,” ujar Saiful Bahri, Ketua Umum PII Lhokseumawe.
Halimatuz Zahra Aulia_ mengaku mendapat banyak pengalaman baru selama mengikuti LBT.
“Saya ikut LBT karena mau belajar leadership dan ketemu teman-teman dari sekolah lain, kampus, sama pesantren. Ternyata seru banget, kita diajarin cara jadi pemimpin yang berkarakter Islam,” ujar Zahra.
Menurut Saiful, semangat inklusivitas ini adalah ruh dari berdirinya PII. PII lahir sebagai jawaban atas dikotomi pendidikan warisan kolonial Belanda yang memecah pelajar menjadi dua kubu: pelajar sekolah umum yang dianggap sekuler dan pelajar pesantren yang dianggap tradisional.
“PII hadir untuk menjembatani. Di PII tidak ada sekat. Mau dari SMA 6, kampus, atau pesantren, kita sama-sama pelajar Indonesia yang punya tanggung jawab yang sama,” tambahnya.
LBT 2026 menjadi cerminan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan bukanlah penghalang untuk bersatu. Di tengah tantangan zaman, PII Lhokseumawe – Az Zahra meyakini bahwa kolaborasi antara siswa, mahasiswa, dan santri adalah kunci melahirkan pemimpin masa depan yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Dengan semangat “tanpa sekat”, PII berkomitmen untuk terus menjadi rumah bersama bagi seluruh pelajar Indonesia.
Penulis: Rauzatul Munanza
Editor: Salsabella Rizki
Redaktur: Ralya Dara Padisa
