HMJ IAT UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Intensif Tafsir Class, Mahasiswa KPI Jadi Pemateri

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar kegiatan Intensive Tafsir Class (ITC) pada Jumat (12/06/2026) di Laboratorium IAT lantai 3 Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Kegiatan yang terbuka untuk seluruh mahasiswa ini mengangkat tema “Dosa Kita Besar, Tapi Allah Maha Besar” dan menghadirkan Fadhil Aulia Farisky mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 6, sebagai pemateri.

Fadhil yang juga merupakan Koordinator Turun Tangan Lhokseumawe menyampaikan materi dengan suasana diskusi yang santai dan interaktif. Ia menjelaskan bahwa rasa bersalah atas dosa dan kesalahan merupakan sesuatu yang baik karena menandakan masih adanya kesadaran dalam diri seseorang. Namun, rasa bersalah tersebut tidak boleh sampai membuat seseorang kehilangan harapan terhadap rahmat Allah.

Bacaan Lainnya

“Iman itu kadang bertambah dan berkurang, namun jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah,” ujar Fadhil. Dalam pemaparannya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Az-Zumar ayat 53 yang menjelaskan bahwa Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang mau kembali dan bertaubat. Penyampaian materi juga diselingi dengan berbagai kisah inspiratif yang mengajak peserta untuk lebih dekat kepada Allah.

Selama berlangsungnya kegiatan, peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab yang menjadi ruang berbagi pengalaman, pertanyaan, dan pandangan seputar tema yang dibahas. Suasana diskusi yang hangat membuat kegiatan berjalan aktif dan penuh makna.

Di akhir sesi, Fadhil berpesan agar tidak melupakan “jalan pulang” kepada Allah. Menurutnya, kesalahan mungkin terlihat besar di mata manusia, tetapi tidak di sisi Allah Yang Maha Pengampun. Karena itu, setiap orang harus berani mengakui kesalahan dan kembali kepada-Nya melalui taubat yang sungguh-sungguh.

 

Pos terkait