UINSide– Mahasiswa KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Kelompok 6 Desa Tingkeum, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, melaksanakan program TAMAT (Tumbuhan Apotek Masyarakat Alami Terawat) di depan Kantor Geusyik Desa Tingkeum pada Rabu, 12/08/2026 . Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman dan pemanfaatan tumbuhan obat yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat.
Program ini sejalan dengan karakter Desa Tingkeum sebagai desa industri kreatif, di mana masyarakatnya banyak berkembang melalui profesi bertani dan berkebun. Hal tersebut menjadi potensi untuk mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Afra Nafisa, salah satu anggota KPM, menyampaikan rasa senangnya dapat berkontribusi dalam kegiatan tersebut. “Saya sangat senang mendapat kesempatan untuk ikut melestarikan lingkungan melalui penanaman tumbuhan obat. Kegiatan ini juga sejalan dengan kehidupan masyarakat Desa Tingkeum yang dekat dengan aktivitas bertani dan berkebun,” ujarnya.
Pelaksanaan TAMAT juga menjadi wujud penerapan tema KPM, yaitu ekoteologi, yang menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam. Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tingkeum secara berkelanjutan.
TAMAT bukan sekadar menanam tumbuhan, tetapi menanam kepedulian untuk menjaga alam dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.
